Save my earth

Menurut penelitian pada tahun 2006 didapatkan bahwa telah terjadi pengurangan lapisan ozon (O3) pada atmosfir kita 16% lebih besar dari perkiraan semula, berarti proses penguraian ozon semakin cepat dari waktu ke waktu, sedangkan kita tahu bahwa lapisan ozon adalah sebagai pelindung bagi planet hijau ini. Bahkan pada tahun 2007 ini sudah diperkirakan lubang pada lapisan ozon sudah sebesar negara Amerika dan Cina. Astaghfirllah. Dapat dikatakan bahwa bumi kita telah terancam dari “langit” yang berupa sinar UV atau ultraviolet yang mempunyai dampak negatif terhadap kehidupan di bumi, terutama terhadap manusia. Pada sekitar tahun 2000 saja telah terjadi kasus kematian dinegara India yang indikasinya dikarenakan sinar UV, selain itu juga dapat menyebabkan kanker kulit.
Selain itu, dapat menyebabkan pula suhu bumi menjadi semakin panas, belum lagi dampak yang terjadi oleh pembakaran bahan bakar yang berasal fosil yang tak terkendali
C7H16 + 12O2  7CO2 + 8H2O
Salah satu hasil pembakaran adalah gas CO2 (karbon dioksida)yang diikuti oleh gas-gas lain seperti NO2, SO2 dan lain sebagainya. Karbon dioksida akan berkumpul di atmosfir dengan konsentrasi yang semakin lama semakin besar akan menambah panasnya bumi. Pemanasan bumi (global) biasa di istilahkan dengan efek rumah kaca atau Green House Efect. Salah satu efek dari Pemanasan global ini akan mengakibatkan naiknya suhu permukaan bumi. Dengan meningkatnya suhu bumi secara keseluruhan akan menyebabkan mencairnya gumpalan atau gunung-gunung es yang berada di kedua kutub bumi sehingga akan menaikkan permukaan air laut. Naiknya permukaan air laut secara otomatis akan mengurangi dari luas daratan yang ada, apalagi daratan yang sebelumnya mempunyai ketingian rendah, kemungkinan akan tenggelam.
Dampak negatif dari adanya gas CO2, NO2 dan SO2 dari hasil pembakaran itu salah satunya dapat menyebabkan terjadinya hujan asam
SO2(g) + H2O(l)  H2SO3(aq)
SO3(g) + H2O(l)  H2SO4(aq)
2NO2(g) + H2O(l)  HNO2(aq) + HNO3(aq) 
H2SO3(aq) dikenal sebagai asam sulfit sedangkan H2SO4(aq)dikenal sebgaai asam sulfat, HNO3(aq) dikenal sebagai nitrat. Hujan asam ini akan menyebabkan beberapa kerusakan diantaranya:
1.Kerusakan hutan 
Hujan asam membawa akibat buruk bagi tanaman karena akan membilas unsure hara penting seperti kalsium dan magnesium, juga akan berakibat tanah menjadi bersifat asam, pada saat yang sama hujan asam akan membebaskan ion alumunium yang merupakan racun bagi tumbuhan. Banyak kerusakan hutan yang diakibatkan oleh hujan asam. Hutan merupakan paru-paru dunia yang akan memasok oksigen dan menyerap emisi CO2 hasil pembakaran. Jika sudah banyak yang rusak, bagaimana nasib kehidupan di bumi dalam jangka waktu 20 tahun kedepan?
2.Kematian biota air
Air diberbagai sungai, danau dan laut akan menjadi bersifat asam yang disebabkan hujan asam. Ion alumunium(Al) dapat menggangu mekanisme insang ikan, sehingga ikan akan menjadi kekurangan oksigen.
sebagaimana yang telah disiarkan oleh salah satu TV swasta nasional bahwa naiknya keasaman air akan berakibat pada matinya makluk kecil/plankton. Dengan matinya plankton secara otomatis ekosistem air khususnya air laut akan terganggu, salah satunya adalah oksigen yang berada di atmosfer 70% nya berasal dari plankton-plankton laut. Subhanallah. Apa yang akan terjadi jika oksigen tidak disuplai oleh plankton-plankton itu?
3.Kerusakan bangunan
Hujan asam berakibat buruk terhadap bahan bangunan biasa, seperti batu kapur, marmer dan beton. Bahan bangunan tersebut tentunya mengandung kalsium karbonat (CaCO3) yang akan larut dalam larutan yang bersifat asam.
CaCO2(s) + 2HNO3(aq)  Ca(NO3)2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
Selain itu juga, akan mudah merusak bangunan-bangunan yang terbuat dari logam misalnya besi (Fe), seng (Zn) dan lain sebagainya.
Fe(s) + H2SO4(aq)  FeSO4(aq) + H2(g)
Rusaknya kehidupan bumi yang diakibatkan oleh hal diatas dikarenakan oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggungjawab. Sebagaimana yang telah dikabarkan dalam Al Qur’an dalam surat Ar Rum ayat 41, yang terjemahanya sebagai berikut:
“Telah nyata kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan-tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali(ke jalan yang benar)”

Selain itu juga, Rusaknya lapisan ozon bisa dikarenakan dari penggunaan CFC atau Cloro Fluoro Carbon yang biasa digunakan sebgai pendingin pada AC atau lemari es. Lapisan ozon akan rusak karena pembakaran hutan, asap pabrik, kendaraan bermotor dan lain sebagainya. 
Penghijauan merupakan salah satu cara alternatif untuk menanggulangi bahaya-bahaya yang diakibatkan oleh gas CO2, karena secara alami tumbuh-tumbuhan akan menyerap emisi dari CO2 dalam suatu proses fotosintesis
6CO2(g) + 6H2O(g)  C6H12O6 + 6O2(g) dalam prose fotosintesi itu akan dilepaskan Oksigen ke atmosfir, sehingga akan terjadi keseimbangan alam secara berkesinambungan. Nah, bagaimanakah jika banyak pepohonan sudah ditebang secara tak bertanggungjawag tanpa ada reboisasi, kebakaran hutan secara disengaja? Apa yang akan terjadi pada 30 atau 50 tahun yang akan datng ketika anak cucu kita lahir? Allahu a’lam bish showab[MF]